Pages

Senin, 07 Juni 2010

Thirteen : Mantap Maju Dengan Formasi Baru

Sempat menciut, tetapi kini mereka siap untuk bangkit.

Itulah yang terjadi dengan Thirteen, setelah mengalami keberadaan dengan empat personil kini mereka bersiap untuk kembali dengan formasi terbaru mereka yatu Raynard (Scream/Growl), Jodie (Clean Voc), Bondry (Guitar), Dicky “Dukun” (Bass). Eponk (Keys/Synth), Adit “Maman” (Drum).

Yap, band metal yang satu ini memang sempat ditinggal oleh beberapa personil sebelumnya dengan beberapa alasan. Tapi hal tersebut nggak bikin mereka patah arah yang akhirnya diselesaikan dengan masuknya Jodie dan Eponk. Malahan dengan masuknya kedua personil tersebut musik mereka terbilang lebih matang dan fresh. Dan formasi yang sudah resmi berjalan selama dua bulan ini pun memberikan energi baru ke masing-masing personil.

“Masuknya Jodie dan Eponk secara nggak sadar membuat perubahan ke dalam musik Thirteen sendiri. Clean vokal dan nuansa kibor baru yang ada kini lebih menarahkan kepada sesuatu yang fresh dan lebih membuat musik Thirteen semakin berkarakter,” ujar Dicky sang basiss mewakili personil lainnya ketika ngobrol langsung dengan Hai Online malam tadi.

Penasaran kan? Pantengin dari sekarang jadwal manggung mereka, man!

Thirteen:Dicuri Band Meksiko

Thirteen go international! Bukan karena albumnya dirilis di luar negeri, atau diundang tampil di festival kelas internasional. Tapi karena lagunya yang berjudul Cherry Petite Raspberry dicuri oleh sebuah band asal Meksiko


Ba jak membajak lagu emang udah biasa. Contek mencontek nada pun banyak dilakukan oleh band-band yang bermoral rendah plus malas berpikir. Tapi kalo merekam ulang lagu orang dan mengklaimnya s ebagai lagu ciptaan sendiri, itu namanya keterlaluan. Inilah yang terjadi pada Thirteen, band asal Jakarta yang sedang naik daun. Lagunya yang berjudul Cherry Petite Raspberry direkam ulang oleh sebuah band Meksiko bernama Adezivo, yang mengaku bahwa lagu yang mereka beri judul The Armano Sentence itu adalah lagu ciptaan mereka.

Curi mencuri lagu sebelumnya juga terjadi pada Igor Saykoji, yang lirik lagunya sempat dicontek oleh Joe Farizal, rapper asal Jakarta. Bedanya, Igor dan Joe udah saling kenal sebelumnya, sedangkan anak-anak Thirteen mengaku nggak kenal sama sekali dengan Adezivo.

Gimana cerita lengkapnya? Simak obrolan Hai-Online dengan Renad, vokalis Thirteen.

Awalnya tau dari mana kalo lagu Thirteen dicuri?
Gue dikasih tau sama Ichan, anak band No Talent. Dia nyuruh buka MySpace sebuah band asal Meksiko. Di situ ada lagu yang judulnya The Armano Sentence. Pas kami denger, kok sama banget ya sama lagu Thirteen yang Cherry Petite Raspberry? Cuma direkam ulang aja sama mereka.

Abis itu apa yang kalian lakukan?
Kami bikin tuntutan tertulis, dikirim lewat email. Isinya menuntut mereka untuk menghapus lagu itu dari MySpace mereka dalam waktu 48 jam. Kalo nggak dipenuhi, kami minta ganti rugi sebesar 100 ribu US Dollar. Nggak lama sih, besoknya langsung mereka hapus kok. Yang lucu, kami kan kirim email pake bahasa Inggris. Ternyata anak-anak Adezivo nggak ada yang bisa

bahasa Inggris sama sekali. Jadi mereka bales email kami pake bahasa Meksiko. Ribet banget deh, anak-anak mana ada yang ngerti kan? Akhirnya kami pake Google Translator. Hahaha. Aneh deh pokoknya, siempre siempre gitu. Hahaha.

Mereka ngejelasin nggak, kenapa nyuri lagu itu?
Iya, di email itu mereka minta maaf sekaligus klarifikasi. Ternyata itu semua gara-gara gitarisnya. Dia bilang itu lagu buatan dia. Temen-temennya langsung percaya dong. Padahal dia ngambil lagu itu dari MySpace-nya Thirteen.

Kalian sendiri sebelumnya tau atau kenal nggak sih, dengan band itu?
Nggak. Baru denger malah. Tapi kayaknya di Meksiko juga mereka bukan band terkenal. Nggak jelas gitu, soalnya waktu kami cek lagu-lagu lainnya pun niru lagu orang lain. Bukan cuma Thirteen aja yang dicontek, ada lagunya Devil Wears Prada dan sebagainya.

Terus, gimana perasaan kamu setelah jadi korban 'pencurian' lagu ini?
Lumayan bangga sih sebenernya, soalnya ternyata lagi kami bisa sampai Meksiko. Hahaha.

Sabtu, 05 Juni 2010

KILLING ME INSIDE : ATAS NAMA MODERN ROCK DAN FASHION

Keberadaannya cukup mencuri perhatian, dan menjadi perbincangan di scene lokal




Band yang terbentuk di tahun 2005 ini memang cukup membuat pertanyaan di benak banyak orang. Sepanjang tahun 2009, band yang akrab disapa dengan Killms ini cukup membuat fenomena tersendiri. Banyaknya panggung yang dijajah serta mencuatnya mereka lewat lagu Tanpa Dirimu yang nggak lain adalah orginal soundtrack dari film layar lebar Air terjun Pengantin cukup membuat band ini menjadi bahan pembicaraan banyak orang.

Nggak hanya di kota-kota besar saja seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang dan Denpasar, tetapi nama Killing Me Inside juga tercatat merambah ke kota-kota kedua Indonesia. Profil Facebook Fanpage mereka menjadi bukti tersendiri, saat tulisan ini diturunkan lebih dari 187ribu yang menjadi fans mereka di sana. Angka yang cukup mencengangkan untuk band seperti ini.

Killing Me Inside digawangi oleh Onad (vokal), Josaphat (gitar) dan Davi (drum). Ketiganya saling menyukai musik rock yang membuat mereka klop antara satu sama lain seperti sekarang ini. Modern rock alternatif mantap mereka mainkan di setiap nomer lagunya. Hal tersebut berdasar dari beberapa pengaruh band rock nagri seperti Chiodos, Saosin dan From First To Last cukup memberikan warna sehingga memunculkan karakter tersendiri bagi band ini. Semuanya terangkum dalam A Fresh Start for Something New, sebuah album yang sempat mereka luncurkan di tahun 2008 lalu.

Semuanya bermula lewat panggung-panggung underground. Dari situ Killing Me Inside berkembang menjadi sebuah band yang memberikan warna baru di scene underground Jakarta.

Musik dan fashion, kedua hal tersebut menjadi patokan mereka yang saling memberikan dukungan. Dan bagi mereka pribadi banyak yang mereka dapatkan dari panggung kecil, nggak hanya soal jam terbang, tetapi juga pendewasaan dari dalam diri.

“Semuanya harus diawali dengan niat dan konsep yang baik. Di awal berjalan Killing Me Inside punya konsep yang menggabungkan musik modern rock dan fashion. Sebuah hal baru bagi scene underground saat itu. Pengalaman dan kerja keras juga membuat kami dewasa dan membuahkan sesuatu yang baik,” ujar Onad sang vokalis.

Senin, 03 Mei 2010

Pee Wee gaskins & Anti Pee Wee Gaskins


Hem Pee Wee Gaskins! Ya band indie baru yang sekarang lagi naik daun di kalangan remaja! Band yang melejit dengan lagu di balik hari esok itu memasng menurutku musik yang personilnya gaul dan mungkin jdi trend masa kini. 

Nama Pee Wee Gaskins merajai pentas seni (pensi) sekolah-sekolah di Jakarta dan sekitarnya. Band asal ibu kota itu pun kini masih menikmati gelar pangeran pensi dengan santai.


“Kita maunya disebut pangeran pensi aja. Ya rezeki nggak akan kemana,” ujar Sansan sang vokalis ketika berbincang dengan detikhot baru-baru ini.

Band yang digawangi Aldy (drum), Omo (kibord), Dochi (gitar), Sansan (vokal) dan Eye (bass) memberi warna baru di kancah musik. Khususnya bagi anak muda yang melulu disuguhi band-band beraroma musik pop Disney.
Pee Wee Gaskins hadir dengan musik rock berbalut elekrik yang menyenangkan. “Senang aja, artinya anak muda sekarang selera musiknya beragam. Nggak itu-itu melulu,” jelas Dochi.
Album perdana mereka ‘The Sophomore’ masih jadi konsentrasi mereka. Namun akhir tahun mendatang, Pee Wee Gaskins, akan segera menggarap album kedua. Februari 2010 jadi deadline Pee Wee Gaskins untuk merilisnya.

“Tapi sampai sekarang kita terus ningkatin link, promo di sana sini. Jadi nanti kalau udah semakin seatle kan enak,” tutur Dochi. *http://music.detikhot.com/read/2009/08/11/130550/1181156/624/pee-wee-gaskins-si-pangeran-pensi




Dalam suatu band pasti ada Fans dan juga ada juga yang kurang suka dengan band tersebut, tetapi banyak dari mereka yang salah mengartikan dan salah langkah! Gimana kalo kaya kasus bu prita? apa ada yang mau bantu Koin keadilan?

APWG = Anti Pee Wee Gaskins adalah manusia yang kurang suka dengan Band Gaul Tersebut! Banyak dari mereka yang masuk ke forum-forum untuk mencaci makin band tersebut. Yah Sebenarnya ini hak mereka tapi ini terlalu sob. . .

Jika kalian Ngekik Link Ini maka sampean akan menjumpai beberapa Postingan tentang Anti Pee Wee gaskins tersebut!

Sebelum Posting masalah ini diriku browsing di google dan nemuin Web Site gratisan AntiPeeWeeGaskins.co.cc hem yah mungkin ini ulah mereka yang kurang tanggung jawab. Hanya ngelek ngelek Band wong liane yang mungkin dari mereka belum bisa membuat band yang sebagus Pe Wee Gaskins!

Ah Udahlah saya nulis ini karena saya prihatin pada mereka yang selalu mencaci maki Pee Wee Gaskins. Bagaimana kalo Band Favorit mereka di benci banyak orang?

Jadi Apakah kamu Anti Pee Wee Gaskins?,Saya Bukan.

Tenteng APWG



halo teman2 partydorks, apa kabar? gw mau bilang sesuatu ttg apwg hehe
kita dari pwg gak ngerasa keganggu dengan adanya apwg, kita udh cukup dewasa untuk terima kritik dan saran dalam bentuk apa pun, malah merasa bangga dengan adanya apwg, jimi multazam, temen gw dari the upstairs yg kerja di salah satu media bilang ke gw, "gw di invite tuh sama group haters lo, sukses lo men! kl udah sampe ada yg bikin gituan berarti lo makin sukses!" jadi kenapa mesti marah kl bs bangga? hehe

dalam hidup itu biasa, segala yg lo lakuin pasti ada yg suka dan ada yg ga suka, terimalah perbedaan itu, yang penting jalanin semua dengan sepenuh hati dan jalani kesenangan lo tanpa mengganggu kesenangan orang lain. mau itu ST12, kangen band, pee wee gaskins, rocket rockers, slank, godbless, semua ngejalaninnya pake kerja keras dan sepenuh hati, kl gak gak akan bertahan lama, semua punya cerita panjang yang mengawali karir mereka, jadi jangan merendahkan kerja keras itu.. sekali lagi gw bilang kalo dalam hidup suka dan gasuka itu biasa.. hargai musik, pemusik, dan penggemar musik dari minat yang berbeda, indonesia itu udah jadi panutan musik loh di negara2 seberang, orang2nya juga dong

dork dalam slang bahasa inggris artinya culun. kutu buku, orang2 dengan minat aneh seperti suka sm alien, star wars, atau yg berbeda sama orang2 awam lainnya bs dibilang dork. tp mereka berani menunjukkan kl mereka berbeda, mereka tetep jalanin apa yang mereka suka, dan gak mengganggu kesenangan orang lain. bill gates was a dork, lihat jadi apa dia sekarang? hehe

buat yg fotonya diedit2, diceng2in, cuekin aja.. bangga dong, sampe ada orang yg ngorbanin waktu mereka buat lakuin itu ke lo.. berarti lo itu dianggep.. udah gausah dijadiin masalah yg kaya gituan, kita malah makasih buat apwg, dengan adanya mereka kita bisa tau kurang apa lagi, kalo kekurangan itu diperbaiki semua kan nantinya ga akan ada alasan lagi untuk gasuka, ga suka pee wee gaskins, ga suka partydorks.. liat deh sistem kerja foto.. gambar sebagus apa yg dihasilkan sebuah kamera, itu kan hasil dari sesuatu yg negatif (foto itu kan mengubah negatif jadi positif) hehe

so, gausah jadiin apwg jadi masalah, itu sesuatu yg bakal berujung positif teman2, dicuekin aja ya.. jalani aja semua seperti biasanya hehe

peace,